Tampilkan postingan dengan label misteri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label misteri. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 19 Maret 2016

Kisah Mengerikan...!!! Sebuah Jenazah Seorang Pejabat Mendapat Azab ALLAH. Karena Melakukan Ini....

Ini adalah kisah nyata, kisah proses penguburan seorang pejabat di sebuah kota di Jawa Timur. Nama dan alamat sengaja tidak disebutkan untuk menjaga nama baik jenazah dan keluarga yang ditinggalkan.

Insya Allah kisah ini menjadi hikmah bagi kita semua sebelum ajal menjemput. Kisah ini diceritakan langsung oleh seorang modin (pengurus jenazah) kepada Bapak Wahyudi Wahidin, seorang sahabat Ustad Yusuf Mansur. Inilah kisah selengkapnya :
"Saya (modin/pengurus jenazah) sudah terlibat dalam kepengurusan jenazah lebih dari 16 tahun. Sudah berbagai pengalaman telah saya lalui, sebab dalam kurun waktu tersebut sudah bermacam-macam jenis mayat yang saya tangani. Ada yang meninggal dunia akibat kecelakaan, sakit di usia tua, sakit jantung, bunuh diri dan sebagainya.

Bagaimanapun, pengalaman mengurus jenazah seorang pejabat yang kaya serta berpengaruh ini, menyebabkan saya mendapat kesempatan paling 'istimewa' di sepanjang hidup saya. Inilah pertama kalinya saya mengalami kejadian yang cukup aneh, menyedihkan, menakutkan, dan sekaligus memberikan banyak hikmah.
Sebagai modin tetap di desa, saya diminta oleh anak almarhum untuk mengurus jenazah bapaknya. Saya pun pergi ke rumahnya. Ketika saya tiba di rumah almarhum, tercium bau yang sangat busuk dari jenazah itu. Baunya cukup menjijikan dan membuat perut saya mual. Saya telah mengurus banyak jenazah tetapi baru kali ini saya bertemu dengan jenazah yang sebusuk ini.
Ketika saya lihat wajah almarhum, saya merasa tersentuh. Saya tengok wajahnya seperti dirundung oleh bermacam-macam perasaan antara takut, cemas, kesal dan lain-lain. Wajahnya seperti tidak mendapat cahaya dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala.

Kemudian saya pun mengambil kain kafan yang dibeli oleh anak almarhum. Kemudian saya memotongnya. Kebetulan, disana ada dua orang yang pernah saya ajarkan ketika mereka mengikuti kursus kepengurusan jenazah. Saya ajak mereka membantu saya dan mereka pun setuju.
Tetapi selama memandikan mayat itu, kejadian yang aneh pun terjadi. Apabila memandikan jenazah, tubuh mayat itu perlu dibangunkan sedikit kemudian perutnya diurut-urut untuk mengeluarkan kotoran yang tersisa dalam tubuhnya. Maka saya pun mengurut-urut perut almarhum. Namun apa yang terjadi pada hari itu sangat mengejutkan.
Allah Subhanahu Wa Ta'ala menunjukkan kekuasaannya pada hari itu, karena kotoran tidak keluar dari dubur jenazah melainkan melalui mulutnya. Hati saya berdebar-debar. “Apa yang sedang terjadi ini?”, saya pun bertanya-tanya. Telah dua kali mulut mayat ini memuntahkan kotoran, saya berharap hal itu tidak terulang lagi. Lalu saya mengurut perutnya untuk ketiga kalinya. Tiba-tiba ketentuan Allah Subhanahu Wa Ta'ala berlaku kembali, ketika saya urut perutnya, keluarlah dari mulut mayat itu kotoran bersama beberapa ekor ulat yang masih hidup. Ulat itu seperti belatung.
Padahal almarhum meninggal dunia akibat serangan jantung dan waktu kematiannya dalam tempo yang begitu singkat. Namun mengapa mayatnya sudah menjadi sedemikian rupa? Saya perhatikan wajah anak almarhum. Mereka terlihat terkejut, mungkin malu, dikarenakan apa yang terjadi kepada bapaknya. Kemudian saya menoleh ke dua orang yang membantu saya tadi, mereka juga terkejut dan panik. Saya katakan kepada mereka: “Ini adalah ujian dari Allah kepada kita!” Kemudian saya minta salah seorang yang membantu saya tadi untuk pergi memanggil semua anak almarhum.
Almarhum sebenarnya adalah orang yang beruntung karena mempunyai tujuh orang anak, semuanya laki-laki. Seorang berada di luar negeri dan enam lagi berada di rumah. Ketika semua anak almarhum masuk, saya nasihati mereka. Saya mengingatkan mereka bahwa tanggung jawab saya adalah membantu mengurus jenazah bapak mereka, bukan mengurus semuanya. Tanggung jawab sisanya dikenakan pada ahli warisnya. Sepatutnya sebagai anak, mereka yang lebih afdhal mengurus jenazah bapak mereka, jadi bukan hanya imam, bilal, atau guru saja yang mengurusnya.
Saya kemudian meminta izin serta bantuan mereka untuk menunggingkan jenazah itu. Takdir Allah kembali berlaku. Ketika ditunggingkan jenazah tersebut, tiba-tiba keluarlah ulat-ulat yang masih hidup, hampir sebaskom banyaknya, sementara baskom itu ukurannya kira-kira lebih besar sedikit dari tudung saji meja makan. Allahuakbar, suasana menjadi semakin menegangkan. Benar-benar kejadian yang sulit diterima akal sehat kita. Saya terus berdo’a dan berharap tidak terjadi kejadian yang lebih buruk. 
Setelahnya saya memandikan kembali almarhum dan saya wudhukan. Saya meminta kain kafan kepada anak-anaknya. Saya bawa jenazah almarhum ke dalam kamarnya dan tidak saya izinkan seorang pun melihat prosesi itu kecuali ahli waris yang dekat karena saya takut kejadian yang lebih buruk akan terjadi.
Peristiwa yang terjadi setelah jenazah diangkat ke kamar dan hendak dikafani juga ganjil. Ketika jenazah ini diletakkan di atas kain kafan, saya lihat kain kafan itu hanya cukup menutupi ujung kepala atau kakinya saja. Apabila kain kafan itu ditarik menutupi kepalanya, maka kakinya terlihat, begitu juga sebaliknya. Maka saya tidak bisa mengikat kepala atau kakinya. Kain kafan itu bagaikan tidak mau menerima mayat tadi. Tidak mengapalah, mungkin saya yang salah mengukur dikala memotongnya Lalu saya pun mengambil kain lainnya, saya potong, dan disambungkan dengan kafan tadi agar bisa menutupi kaki jenazah. Memang
kain kafan jenazah itu jadi sambung-menyambung, tapi apa mau dikata, itulah yang bisa saya lakukan.
Lalu saya berdo’a kepada Allah, “Ya Allah, jangan kau hinakan jenazah ini ya Allah, cukuplah sebagai peringatan kepada hamba-Mu ini.”
Sehabis saya beri taklimat tentang shalat jenazah tadi, satu lagi masalah timbul, yaitu jenazah tidak dapat diantar ke tanah pekuburan karena tidak ada mobil jenazah maupun ambulans. Saya hubungi kelurahan, pusat Islam, masjid, dan sebagainya, tapi tetap tidak ada jalan keluar. Semua mobil sedang terpakai, beberapa tempat tersebut juga tidak punya kereta jenazah lebih dari satu karena semua kereta juga sedang digunakan. Saya pikir hal ini bukan sekedar kebetulan.
Dalam keadaan sulit itu seorang lelaki muncul menawarkan bantuan. Lelaki itu meminta saya menunggu sebentar agar dia bisa mengeluarkan mobil van dari garasi rumahnya. Kemudian muncullah sebuah van. Tapi ketika dia sedang mencari tempat untuk memarkir vannya itu di rumah almarhum, tiba-tiba istrinya keluar. Dengan suara yang tegas dia berkata di hadapan orang-orang yang hadir: “Mas, saya tidak izinkan mobil kita ini digunakan untuk mengangkat jenazah itu, sebab semasa hidupnya dia tidak pernah mengizinkan kita naik mobilnya.” Jadi saya menyuruh lelaki yang punya van itu untuk membawa kembali vannya.
Selepas itu muncul pula seorang lelaki lain yang menawarkan bantuannya. Lelaki itu mengaku sebagai murid saya. Dia meminta izin kepada saya untuk mengambil dan membersihkan mobilnya selama kira-kira 10-15 menit. Akhirnya, muncullah mobil tersebut, tapi dalam keadaan basah sehabis dicuci. Mobil itu sebenarnya sebuah lori. Dan lori itu sebenarnya digunakan oleh lelaki tadi untuk menjual ayam ke pasar.
Akhirnya jenazah almarhum pun diangkut menggunakan lori tersebut diikuti rombongan pengiring jenazah. Dalam perjalanan menuju kawasan pemakaman, saya berpesan kepada dua orang yang membantu saya tadi agar masyarakat tidak usah membantu kami menguburkan jenazah, cukup tinggal di kamp saja. Hal ini dikarenakan saya tidak mau mereka melihat peristiwa yang ganjil lagi.
Rupanya apa yang saya takutkan berlaku sekali lagi, takdir Allah yang terakhir terasa amat memilukan. Sesampainya Jenazah tiba di tanah pekuburan, saya perintahkan tiga orang anaknya untuk turun ke dalam liang lahat dan tiga orang lagi menurunkan jenazah dari atas. Allah Subhanahu Wa Ta'ala Maha berkehendak atas semua makhluk ciptaan-Nya! Saat jenazah itu menyentuh tanah liang lahat, tiba-tiba air hitam yang busuk baunya keluar dari celah tanah yang pada awalnya kering. Hari itu tidak ada hujan, tapi dari mana air itu muncul? Saya pun tidak tahu jawabannya.
Lalu saya arahkan anak almarhum untuk memasukkan jenazah bapak mereka di dalam keranda dengan hati-hati karena saya takut nanti ia terlentang atau telungkup, na'udzubillah. Kalau mayat terlungkup, maka tak ada harapan untuk mendapat syafa’at Nabi. Papan keranda pun diturunkan perlahan dan kami segera menimbun kubur tersebut dengan tanah. Setelahnya kami injak-injak tanah tersebut supaya padat dan bila hujan ia tidak longsor ke bawah.

Tapi sungguh mengherankan, saya perhatikan tanah yang diinjak itu menjadi becek. Saya tahu, jenazah yang ada di dalam pasti tenggelam oleh air hitam yang busuk itu. Melihat keadaan tersebut, saya arahkan anak-anak almarhum supaya berhenti menginjak tanah itu dan meninggalkan lubang kubur sedalam 1/4 meter. Jadi kuburan itu tidak ditimbun hingga ke permukaan lubangnya, jadi seperti ada lubangnya. Tidak hanya itu, ketika saya hendak membaca talqin, saya melihat tanah yang diinjak itu ada resapan airnya. Masya Allah, peristiwa seperti ini bisa terjadi. Melihat keadaan ini, saya memutuskan untuk menyelesaikan penguburan secepat mungkin.
Sejak lama mengerjakan penguburan jenazah, inilah mayat yang saya tidak bacakan talqin. Jadi saya bacakan tahlil dan do’a yang paling ringkas. Kemudian saya kembali ke rumah almarhum dan mengumpulkan keluarganya. Saya bertanya kepada istri almarhum, apakah yang telah dilakukan oleh almarhum semasa hidupnya.
  1. Pernahkah dia pernah menzalimi orang?
  2. Pernahkah dia mendapat harta dengan jalan yang haram seperti merampas, menipu, riba, atau mengambil yang bukan haknya?
  3. Pernahkah dia memakan harta masjid atau anak yatim?
  4. Pernahkah dia menyalahgunakan jabatan untuk kepentingan pribadi?
  5. Atau apakah dia tidak pernah berzakat, bersedekah, atau infaq?
Istri almarhum tidak dapat memberikan jawabannya. Saya rasa mungkin dia malu untuk memberi tahu. Lalu saya pun memberikan nomor telepon rumah saya kepada mereka dan pamit untuk beranjak dari sana. Namun sedihnya, hingga sekarang, tidak seorang pun anak almarhum yang menghubungi saya.
Sekedar tahu saja, anak almarhum merupakan orang yang berpendidikan tinggi. Malah ada di antara anak almarhum yang beristrikan orang Amerika, anak yang lain dapat istri orang Australia, dan seorang lagi beristri orang Jepang.
Peristiwa ini akan tetap saya ingat. Ini adalah kisah nyata yang saya alami. Semua kebenaran saya kembalikan kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala pemilik langit dan bumi.
Tanyakanlah pada diri kita masing-masing, apakah kita menginginkan peristiwa itu terjadi pada diri kita, ibu kita, bapak kita, anak kita, atau keluarga kita.? Semoga akhir hidup kita semua dalam keadaan khusnul khatimah. Aamiin Yaa Rabbal'aalamiin.
Itulah pengalaman yang dialami oleh seorang modin (pengurus jenazah). Semoga ini bisa jadi renungan untuk kita semua yang masih hidup. Semoga bermanfaat.

Sumber: (lampuislam.org)

Mengerikan...!!! Film Porno Dari Kuburan Sebuah Kisah Nyata Jangan Lupa Di Share/bagikan

Masalah pornografi di zaman sekarang sudah terlampau parah. Orang-orang dapat dengan mudahnya mengakses pornografi dari ponsel atau dari internet. Demi Allah, merupakan kewajiban kita untuk menjauhkan diri dari perbuatan maksiat. Kita harus mengisi hari-hari kita dengan hal yang bermanfaat. Saya ingin menceritakan sebuah kisah nyata yang membuat saya sedih ketika mendengarnya. Kisah ini saya dengar dari ceramah di YouTube yang diceritakan oleh Mufti Ismail Menk.
 
Ada anak laki-laki di salah satu negara di jazirah Arab. Anak itu mempunyai kebiasaan buruk. Dia kecanduan pornografi. Pada suatu hari, dengan membayar menggunakan kartu kreditnya, dia berlangganan email mingguan berisi video dan foto-foto gadis-gadis telanjang dari salah satu situs porno. Sebagian temannya meminta kepadanya “Kami tidak ingin membayar untuk mendapatkan foto-foto dan video itu, jadi ketika emailnya sampai kepadamu, tolong kirimkan juga pada kami.” Kebetulan dia mempunyai grup berisi begitu banyak teman di ponselnya.  Jadi dia terbiasa mengirim email berisi gambar porno tersebut kepada teman-temannya setiap minggu.

Karena harus mengirim emailnya setiap minggu, lama-kelamaan dia pun lelah melakukannya. Jadi dia memutuskan menggunakan auto-forward pada emailnya. Auto-forward berarti emailnya akan terkirim secara otomatis secara tiap minggunya.
Bulan demi bulan pun berlalu. Pada suatu hari, dia bepergian bersama teman-temannya dalam suatu perjalanan wisata. Dan dalam perjalanan itu mobilnya mengalami kecelakaan. Dia pun meninggal dunia dalam kecelakaan itu, sementara beberapa temannya yang ikut menumpang berhasil selamat dari kecelakaan.
Seketika kabar duka pun tersebar, dan teman-temannya yang lain begitu terpukul mendengar kabar kematian teman mereka. Beberapa hari kemudian ketika teman-temannya berkumpul di rumahnya, mereka terus menangis seiring mereka bercerita kepada seorang syekh yang hadir. Mereka berkata “Syekh, setiap minggu kami mendapatkan email auto-forward berisi video dan gambar-gambar pornografi dari teman kami ini, sedangkan sekarang dia sudah ada di kuburnya (sudah meninggal).”
Allahuakbar! Ambillah pelajaran dari kisah ini! Apakah kita ingin hal ini terjadi pada kita? Pemuda itu sudah meninggal, tapi karena dia melakukan auto-forward, maka email porno itu secara otomatis terus berdatangan kepada teman-temannya. Mereka sampai harus menelusuri kembali ke servernya. Dan butuh waktu sangat lama sampai akhirnya email tersebut diputus, karena mereka harus menunggu sampai langganan emailnya kadaluarsa.
Mereka semua menangis ketika menceritakan kisah ini kepada syekh tadi. Mereka semua mendapat pelajaran yang berharga. Mudah-mudahan Allah mengampuni si pemuda karena teman-temannya berhenti menonton pornografi setelah mendapat hikmah dari peristiwa ini. Semoga Allah s.w.t dapat mengampuninya.
Semoga kita bisa mengambil hikmah dari kisah ini. Jika kita meninggal sementara kita terbiasa melakukan hal yang buruk, hal itu akan menjadi sangat memalukan bagi kita. Maka jadilah orang yang taat kepada Allah dalam menjalani hidup.

Selasa, 15 Maret 2016

Kisah Pilu Pelaku Tabrak Lari, Korban Tewas Ternyata Ibunya Sendiri

Ini kisah pilu yang dialami oleh pelaku tabrak lari di Kota Daye, Provinsi Hubei, China. Tindakan mengabaikan itu berujung kepedihan, karena korban yang ditabrak hingga meninggal itu ternyata adalah ibu kandungnya sendiri.



Xiong Ku, nama pemotor yang melakukan tabrak lari itu. Beberapa hari silam, Xiong menabrak dua perempuan di jalanan. Putranya, yang berusia 10 tahun, berniat menelepon polisi setelah insiden itu. Namun Xiong melarang. Dia malah menyuruh sang anak segera naik dan kemudian kabur dari lokasi.

Beberapa hari setelah insiden itu, polisi mengontaknya. Xiong langsung tahu maksud polisi. Telepon itu pasti soal kecelakaan malam itu. Demikian pikir pria berusia 45 tahun tersebut. Dan Xiong bersiap menanggung risiko.

Namun dugaan itu keliru. Polisi yang menelepon itu tak menyinggung sama sekali soal tindakan tabrak lari yang dia lakukan. Polisi itu mengabarkan bahwa ibunda Xiong tewas akibat insiden tabrak lari.

Dalam percakapan itu, polisi membeberkan kronologi kecelakaan yang dialami ibu Xiong. Penjelasan itulah yang membuatnya sadar bahwa perempuan yang ditabraknya tempo hari adalah sang ibu. Dan keesokan harinya, Xiong menyerahkan diri.

Juru Bicara kepolisian setempat, Jian Hu, mengatakan, saat kecelakaan itu Xiong tengah dalam perjalanan pulang dari kunjungan ke rumah mertuanya. Saat itu, Xiong yang membonceng putranya melaju dengan kencang. Sudah begitu, dia tak menyalakan lampu. Sehingga menabrak dua perempuan itu, yang satu di antaranya adalah sang bunda.

"Dalam keadaan panik, Xiong meraih anaknya, yang mencoba untuk membantu dua korban, dan kembali ke sepedanya sebelum melaju dari lokasi kecelakaan," kata Jian Hu sebagaimana dikutip dari mirror.co.uk.

Saat tim penyelamat tiba di lokasi, mereka menemukan bahwa salah satu dari dua perempuan tua itu, yang tak lain adalah ibu Xion, telah tewas. Polisi yang menangani kasus itu sempat kesulitan menemukan pelaku tabrak lari itu. Mereka menyebar poster dan menawarkan hadiah untuk warga yang bisa memberikan informasi.

Namun, akhirnya polisi tak perlu susah-susah melakukan pencarian. Sebab, setelah mendapat kabar itu, Xiong kemudian menyerahkan diri dan mengaku bahwa dialah yang menjadi pelaku tabrak lari tersebut.
(cerminan.com)

Rabu, 09 Maret 2016

Inilah Penjelasan Al-Qur'an, Bagaimana Bisa Maryam yang Masih Perawan Hamil Dan Lahirkan Nabi Isa?

Nabi Isa as merupakan salah satu
utusan Allah SWT untuk menyampaikan wahyu kepada manusia. Ia lahir dari seorang wanita soleha bernama Maryam yang taat dan terus beribadah kepada Allah. Yang membuatnya begitu fenomenal adalah karena Nabi dan rasul ke-24 ini dilahirkan dari rahim Maryam yang masih perawan tanpa melalui proses biologis terlebih dahulu. Bagaimana Nabi Isa Bisa Lahir Dari Rahim Seorang Perawan? Wallahualam Bishowab.

Sebenarnya ini adalah hal mudah bagi Allah jika Ia menghendaki. Beberapa ilmuan mencoba bernalar dengan mengungkapkan bahwa yang dilalaui Maryam disebut dengan proses Parthenogenese yakni proses membesarnya bayi dalam kandungan sang ibu di luar hukum alam manusia. Telur (ovum) dari ibunya tidak memerlukan bertemu dengan spermatozoa bapak untuk membentuk suatu embrio yang kemudian menjadi bayi. Namun siapa yang mengetahui kebenaran penelitian ini. Wallahualam Bishowab.



 Bagaimana Bisa Maryam yang Masih Perawan Lahirkan Nabi Isa? Inilah Penjelasan Al-Qur'an
Sumber: Infoyunik.com
Penjelasan tentang bagaimana proses kehamilan Maryam sendiri tertulis dalam Alquran QS. Maryam (19) ayat 16-21. Dimana prosesnya diawali dengan kedatangan Malaikat Jibril dalam wujud manusia yang sempurna menemui Maryam binti Imran ini.

(16) Dan ingatlah (yang tersebut) di dalam Kitab, dari hal Maryam. Ketika dia menjauhkan diri dari keluarganya ke sebuah tempat disebelah Timur.

(17) Maka dia adakan tabir yang akan melindunginya dari mereka, lalu Kami utuslah kepdanya Roh Kami, maka menjelmalah dia menyerupai manusia yang sebenamya.

(18) Berkatalah dia: Sesungguhnya berlindunglah aku kepada Tuhan Yang Maha Kasih dari pada engkau, jika adalah engkau seorang yang bertakwa.

(19) Dia pun menjawab: Saya ini tidak lain adalah Utusan dari Tuhan engkau, karena akan aku anugerahkan kepada engkau seorang anak laki-laki yang suci.

(20) Dia berkata: Betapa akan ada bagiku seorang anak laki•laki, padahal tidaklah pernah tersentuh diriku 0Ieh seorang laki-Iaki pun dan aku pun bukanlah seorang perempuan jahat.

(21) Menjawab dia; Memang demikianlah. Tuhan teIah menyabdakan: Yang begitu bagiKu adalah hal yang mudah, dan akan Kami jadikan dianya suatu ayat untuk manusia dan suatu rahmat, dan dianya adalah suatu perkara yang sudah diputuskan. (19) ayat 16-21

Siti Maryam merupakan anak keluarga beragama. Ayahnya bernama Imran yang merupakan keturunan Nabi Daud as dan Ibunya adalah seorang perempuan soleh. Ia kemudian diasuh oleh Nabi Zakarian yang menjadi Imam dan pemelihara Baitul Maqdis. Pada masa itu, Maryam adalah wanita pilihan Allah yang dilebihkan diatas seluruh perempuan di seluruh alam. Seperti dalam Q.S Ali Imran: 42.

Dan (ingatlah) ketika Malaikat
(Jibril) berkata: "Hai Maryam, sesungguhnya Allah telah memilih kamu, mensucikan kamu dan melebihkan kamu atas segala wanita di dunia (yang semasa dengan kamu).  (QS: Ali Imran Ayat: 42)

Maryam berniat untuk meningkatkan ketaatannya dengan pergi ke sebelah Timur Baitul Maqdis, yakni ialah suatu kampung yang bernama Baitlaham (Bethlehem). Ia menyisihkan diri dari keluarga agar lebih tenang beribadat kepada Tuhan, sehingga dipasangnya tabir jangan sampai diganggu orang, sedang dia di waktu itu masih perawan. 

Saat berada di sana Allah SWT kemudian mengutus Jibril untuk menemuinya. Dalam ayat di atas Allah SWT menyebut bahwa Dia mengutus Roh kami, dan itu dimaksudkan untuk Jibril. Malaikat penyampai wahyu ini berwujud pemuda biasa menyerupai seorang laki-laki muda.

Lantas Maryam merasa terkejut dengan kedatangan laki-laki dihadapannya. Maryam berkata demikian menunjukkan bahwa tidaklah timbul prasangka bahwa orang muda itu jahat. Sebab pada wajahnya dan tingkah lakunya ketika masuk tidaklah terbayang tanda-tanda bahwa dia orang jahat.

Maksud kedatangannya telah diterangkannya sendiri. Atas suruhan Allah menyampaikan anugerah dari Tuhan, dia sendiri yang membawanya, yaitu seorang anak laki-laki. Sekain itu ini juga dijelaskan dalam surat Ali imran ayat 45:

“(Ingatlah) tatkala berkata malaikat: wahai Maryam! Sesungguhnya Allah memberitakan kabar gembira kepadamu tentang sebuah kalimat (Firman) darinya yaitu seorang putra Namanya Al-Masih Isa Putra Maryam, seorang terkemukan di dunia dan di akhirat, dan termasuk orang-orang yang didekatkan kepada Allah”. (Q.S Ali imran 45)

Tercenganglah Maryam mendengarkan perkataan Malaikat itu. Maryam percaya apa yang dia katakan, yaitu bahwa dia adalah utusan Allah. Sebab itu tidaklah dia akan berdusta. Tetapi dia tidak mengerti bagaimana dia seorang anak perawan akan diberi anak:

Dia berkata: Ya Tuhanku! Bagaimana jalannya aku akan beranak, padahal aku belum pernah disentuh manusia? Dia berkata: demikianlah Allah menjadikan apa yang Dia kehendaki. Apabila Dia telah menentu¬kan sesuatu, Dia berkata kepadanya: "Jadilah!" Maka diapun jadi (Q.S Ali imran 47)

Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi AllAh, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: "Jadilah" (seorang manusia), maka jadilah dia. (QS: Ali Imran Ayat: 59)

Dan (ingatlah kisah) Maryam yang telah memelihara kehormatannya, lalu Kami tiupkan ke dalam (tubuh) nya ruh dari Kami dan Kami jadikan dia dan anaknya tanda (kekuasaan Allah) yang besar bagi semesta alam. (Al-Anbiya: 91)

Lahirnya seorang anak laki-laki suci dari anak perawan suci Maryam itu kelak, bukanlah semata-mata tanda atau ayat guna menunjukkan Kemaha-kuasaan Allah, bahkan juga Rahmat. Sebab lahirnya itu kelak ialah membawa tugas, menjadi Rasul Allah:

Isa lalu lahir dan diberi mukjizat dari Allah SWT. Ajaran-ajaran kebenaran yang disampaikan Nabi Isa membuat Ia dibenci oleh Yahudi. Mereka mencoba membunuhnya namun tidak berhasil. Allah SWT  kemudian mengangkatnya ke langit dan akan mendatangkannya ke dunia sebelum hari kiamat.

“Dan karena ucapan mereka (orang-orang Yahudi): Sesungguhnya kami telah membunuh Al-Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah. Padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu.

Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa. Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.” (An-Nisa’: 157-158)

Sumber: Infoyunik.com

Senin, 07 Maret 2016

Kisah Mengerikan Seoarang Gadis Cantik Jelita Yang Memesan Kamar Di Neraka. Akhirnya Tekabulkan

Baca dan hayati sepenuhnya cerita di bawah ini yang benar – benar terjadi di bumi islam sendiri yaitu Iskandariah , Mesir. Moga kisah yang cukup menyayat hati ini akan menyadarkan kita semua dari terus leka dengan permainan dunia yang melalaikan.


Pada suatu hari , seorang gadis yang terpengaruh dengan cara hidup masyarakat Barat menaiki sebuah minibus untuk menuju ke tujuan di wilayah Iskandariah . Sayangnya meskipun tinggal di bumi yang terkenal dengan tradisi keislaman , pakaian gadis tersebut sangat mencolok . Bajunya agak tipis dan seksi hampir terlihat segala yang patut disembunyikan bagi seorang perempuan dari pandangan pria atau mahramnya .
Gadis itu dalam lingkungan 20 tahun . Di dalam bus itu , ada seorang tua yang dipenuhi uban menegurnya : ” Wahai pemudi ! Alangkah baiknya jika kamu berpakaian yang baik , yang sesuai dengan ketimuran dan adat serta agama Islam kamu , itu lebih baik dari kamu berpakaian begini yang pastinya menjadi korban pandangan liar kaum pria …. ” Nasihat orang tua itu .

Namun, saran yang sangat bertetapan dengan tuntutan agama itu dijawab oleh gadis itu dengan jawaban yang mengejek : ” Siapalah kamu hai orang tua ? Apakah kamu mencoba meingatkan aku supaya menutup aurat sepenuhnya sedangkan tua kandungku sendiri tidak pernah menasihatiku ? Apakah kamu ingin aku berpakaian menutup aurat sedangkan aku masih ingin bebas menayangkan tubuh ku di depan umum ? Apakah di tangan kamu ada  kunci syurga ? Atau apakah kamu memiliki semacam kekuatan yang menentukan aku bakal berada di surga atau neraka ?

“Setelah menghamburkan kata – kata yang sangat menghiris perasaan orang tua itu , gadis itu tertawa mengejek panjang . Tidak cukup hanya itu , si gadis lantas mencoba memberikan ponselnya kepada orang tua tadi sambil melafazkan kata – kata yang lebih dahsyat . ” Jika ISLAM itu BENAR , tempatkan rumahku di Neraka , juga handphone ku ini dan hubungilah Allah serta tolong tempatkan sebuah kamar di neraka jahanam untukku , ” katanya lagi lantas tertawa meledek tanpa mengetahui bahwa dia sedang mempertikaikan hukum Allah dengan begitu biadab .

Orang tua tersebut sangat terkejut mendengar jawaban dari si gadis manis . Sayang sekali , wajahnya yang ayu tidak sama dengan perilakunya yang buruk . Penumpang – penumpang yang lain turut terdiam bahkan ada yang menggelengkan kepala kebingungan . Semua yang di dalam bus tidak menghiraukan gadis muda yang tidak menghormati hukum – hukum agama itu dan mereka tidak ingin menasehatinya karena khawatir dia akan akan menghina agama dengan lebih parah lagi .

Sepuluh menit kemudian bus pun tiba di halte . Gadis seksi bermulut sengit tersebut tertidur di depan pintu bus . Puas sopir bus termasuk para penumpang yang lain mengejutkannya tapi gadis tersebut tidak sadarkan diri . Tiba tiba orang tua tadi memeriksa nadi si gadis . Sedetik kemudian dia menggeleng . Gadis itu telah kembali menemui Tuhannya dalam keadaan yang tidak disangka .
Para penumpang menjadi cemas dengan berita yang menggemparkan itu . Dalam suasana kelam kabut itu , tiba tiba tubuh gadis itu terjatuh ke pinggir jalan. Orang banyak segera berkejar untuk menyelamatkan jenazah tersebut . Tapi sekali lagi mereka terkejut . Sesuatu yang aneh menimpa jenazah yang terbujur kaku di jalan raya . Mayatnya menjadi hitam seolah – olah dibakar api . Dua tiga orang yang mencoba mengangkat mayat tersebut juga keheranan karena tangan mereka terasa panas dan hampir terbakar sebaik saja menyentuh tubuh si mayat . Akhirnya mereka memanggil pihak keamanan menyiapkan mayat itu .

Begitulah kisah ngeri lagi memilukan yang menimpa gadis malang tersebut .  Apakah hasratnya memesan sebuah kamar di neraka dimakbulkan Allah ? Na’uzubillah , sesungguhnya Allah itu Maha Berkuasa di atas segala sesuatu . Sangat baik kita jadikan iktibar dan pelajaran dengan kisah benar ini sebagai Muslim sejati. Jangan sesekali kita mempertikaikan hukum Allah maupun sunnah Rasul – Nya saw dengan degradasi atau mengejek. Kata kata seperti ajaran Islam tidak sesuai lagi dengan arus modernitas dunia hari ini atau sembahyang tidak akan buat kita jadi kaya dan sejenisnya adalah kata – kata yang sangat kasar dan menghina Allah , pencipta seluruh alam .

Ingatlah teman , kita bisa melupakan kematian , tetapi kematian tetap akan terjadi kepada kita . Hanya waktunya saja yang akan menentukan kapan kita akan kembali ke alam barzakh . Janganlah menjadi orang yang bodoh , siapakah orang yang bodoh itu ? Mereka itulah orang yang ingin melawan Tuhan Rabbil ‘alamin . Bila Anda enggan melaksanakan perintah Tuhan berarti Anda ingin melawan perintah Tuhan .

Sewaktu di sekolah anda tunduk dengan hukum sekolah , dalam pekerjaan anda tunduk dengan hukum yang digambar oleh majikan anda , di dalam negeri anda tunduk di bawah hukum negara Anda . Begitu terobsesi sekali anda terhadap hukum itu sehingga terlalu prihatin takut kalau melanggar hukum tersebut . Bila anda berpijak di bumi ini , anda juga tunduk dengan hukum yang  telah di gubal oleh yang pemilik yang membuat bumi ini . Sama samalah kita memohon agar Allah selalu memberi kita petunjuk di atas jalan yang benar dan agar Dia memberikan kekuatan agar kita selalu dapat menjaga lidah kita , amin . Kisah ini dibagi dan diceritakan bersama oleh sahabat saya sendiri yang berasal di Malaysia dan kini berada di perantauan sana.

sumber : www.siramanislam.com

Minggu, 06 Maret 2016

astagfirullah...!!! Jenazah Wanita Ini Ditolak Bumi, Hingga Membuat Orang Ketakutan. Inilah Semasa Hidupnya

Sebuah kejadian yang tak biasa terjadi dalam proses pemakaman seorang wanita yang berasal dari sebuah daerah di Malaysia yang sangat sulit saat hendak dimasukkan ke dalam liang lahat. Dilansir eberita.org, Minggu (12/11/2015), kisahnya berawal saat sejumlah warga mengantarkan jenazah yang telah dimasukkan ke dalam keranda.



www.beradab.com



Meski telah diangkat oleh enam orang pria dewasa dengan formasi dua di depan dua di tengah dan dua dibelakang, tapi keranda itu masih terasa sangat berat.

Sehingga ditambah dua orang pria untuk membantu menangkat keranda dan akhirnya keranda itu pun bisa dibawa ke Tempat Pemakaman Umum (TPU).

Setelah jenazah sampai di TPU terjadi sedikit masalah saat hujan turun yang membuat tanah menjadi licin dan beberapa warga sempat tergelincir.

Sepanjang proses pemakaman, kuburan dipenuhi isak tangis keluarga dan sanak saudara.


Si penggali kuburan yang berusia 5 tahun sudah melakukan pekerjaan itu selama 20 tahun dan sudah sangat berpengalaman dalam menentukan lokasi dan ukuran jenazah yang akan dimasukkan dalam liang lahat.

Allohu Akbar! Allohu Akbar! Allohu Akbar! ! kata-kata itu keluar dari mulut hampir semua yang hadir dalam pemakaman tersebut setelah satu kejadian aneh terjadi.

Jenazah wanita yang diketahu bernama Simati sudah 3 kali dimasukkan dalam liang lahat namun tidak muat, padahal si penggali kubur sudah melebarkan dua kali dari ukuran asli.

Setelah gagal dalam hal tersebut seorang ustaz menyuruh anggota keluarga untuk azan dipengebumian itu.
Dan barulah jenazah selamat dimakamkan.

Sejumlah laporan menyebut


kalau kejadian itu benar terjadi di sebuah desa di Negeri Jiran pada tahun 2010.

Menurut tetangga simayat, almarhumah adalah wanita yang suka mengumpat serta memfitnah tanpa bukti, dan almarhumah juga tidak pernah menutup auratnya selama hidup, dia suka memakai pakaian seksi menampilkan bentuk tubuhnya.

"Kami sebagai tetangga pernah menegur kelakuannya itu, namun kami di caci maki serta dilempari dengan sepatu lantaran dia lebih kaya dari kami,"ungkapnya...

jadikan ini pelajaran bagi kita agar kita tak menjadi umat seperti ini. silahkan share jika menganggap ini penting dan wajib dibaca banyak orang. semoga bermanfaat

TOLONG JANGAN ABAIKAN SETELAH MEMBACA ARTIKEL INI, BAGIKAN KEPADA TEMAN ANDA DI MEDIA SOSIAL SEMOGA ANDA MEMPEROLEH PAHALA KEBAIKAN AMIIN

" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya. " (HR. Muslim)


Sumber beradab.com

Sabtu, 05 Maret 2016

SUBHANALLAH...!!! Kisah nyata Jenazah Ulama Bisa Mengaji

Itulah yang terjadi pada kematian Sa’id bin Jubair. Setelah dia divonis mati oleh penguasa zalim dan kepalanya dipenggal, dengan izin Allah SWT mulutnya tetap bisa mengaji, menyebut Asma Allah.





Dalam kitab At-Tahrim disebutkan bahwa pada masa pemerintahan Bani Umayyah ada seorang wakil gubernur yang zalim bernama Hajjaj bin Yusuf. Selama berkuasa, Hajjaj justru menghukum orang yang membela kebenaran, bahkan ia telah memfitnah seorang ulama bernama Sa’id bin Jubair sebagai pemberontak. Akhirnya ia menyuruh pengawalnya untuk menangkap Sa’id.

Setelah beberapa hari dalam pencarian, akhirnya Sa’id dapat ditemukan dan dibawa ke Baghdad untuk dihadapkan kepada penguasa yang lalim itu. Setibanya di istana, terjadi dialog antara Sa’id bin Jubair dan Hajjaj bin Yusuf.

“Siapa nama Anda?” tanya Hajjaj.

“Sa’id bin Jubair (yang bahagia anak orang yang teguh),” jawab Sa’id.

“Tidak, nama yang layak untukmu adalah Syaqiy bin Kusair (Si celaka anak si pecah),” hardik wakil gubernur zalim itu.
“Wahai penguasa, yang memberi nama adalah orang tua, Anda tidak berhak mengubahnya,” protes Sa’id.
“Kalau begitu, celakalah kamu dan ibu bapakmu yang memberi nama seperti itu, kamu semua pengkhianat dan wajib dihukum pancung,” kata Hajjaj yang mulai terpancing emosi.

“Saya bukan pengkhianat, Anda tidak dapat mencela seperti itu, hanya Allah Yang Maha Kuasa,” ujar Sa’id.
“Diam..!! jangan banyak bicara, sekarang ini juga aku akan mengirimmu ke neraka,” bentak Hajjaj dengan marah.

“Jika saya tahu bahwa Anda berkuasa menentukan tempatku di akhirat, maka tentu sejak dari dulu saya menyembah Anda,” tegas Sa’id.
Penguasa Zalim.

Pernyataan Sa’id membuat Hajjaj makin geram. Lalu Hajjaj menyuruh salah seorang prajuritnya supaya mengeluarkan permata dan mutiara untuk diletakkan di hadapan Sa’id.

“Apakah kamu sudi meminta ampunanku dan menerima permata itu?” kata Hajjaj.

“Tidak, saya hanya mau meminta ampunan kepada Allah, tidak kepada Anda, harta itu tidak dapat menyelamatkan diri Anda dari dahsyatnya hari kiamat,” kata Sa’id.

Karena kesal tidak dapat membujuk Sa’id, akhirnya Hajjaj memanggil beberapa pengawal. Hajjaj menyuruh untuk membawa dan membunuh Sa’id. Para pengawal dengan sigap memenuhi titah Hajjaj. Namun ketika mendekati pintu, Sa’id tersenyum. Seorang pengawal memberitahukan hal itu kepada Hajjaj.
“Mengapa kamu tersenyum?” tanya Hajjaj.”

“Saya tersenyum karena heran melihat Anda yang berani melawan Allah,” ujar Sa’id.
Selanjutnya para prajurit sibuk meyiapkan pedang, hamparan kulit kerbau yang biasa digunakan untuk menampung darah dan bangkai orang yang dihukum pancung di hadapan khalayak ramai.

Sa’id dipegang kuat-kuat, namun ia tidak melawan, malahan dengan tenang ia hadapkan wajahnya ke langit, sedangkan bibirnya tidak henti-hentinya meyebut Asma Allah.

Melihat demikian, Hajjaj semakin geram.

“Tundukkan dan tekan kepalanya,” katanya.
Mati Khusnul Khatimah.

Sa’id tidak peduli lagi dengan ocehan Hajjaj. Ketika ia memalingkan wajahnya ke kiblat, Hajjaj menyuruh para pengawal untuk memutar wajahnya sehingga membelakangi kiblat.
Kendati demikian, ia masih saja membaca ayat Al Qur’an,
وَلِلَّهِ الْمَشْرِقُ وَالْمَغْرِبُ فَأَيْنَمَا تُوَلُّوا فَثَمَّ وَجْهُ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ وَاسِعٌ عَلِيمٌ
Artinya,

“Dan kepunyaan Allah-lah timur dan barat, maka kemanapun kamu menghadap di situlah wajah Allah[1]. Sesungguhnya Allah Maha Luas (rahmat-Nya) lagi Maha Mengetahui.”
Makna [1].

Disitulah wajah Allah, maksudnya kekuasaan Allah meliputi seluruh alam, sebab itu di mana saja manusia berada, Allah mengetahui perbuatannya, karena ia selalu berhadapan dengan Allah.
(QS. Al Baqarah: 115).

“Cepat potong lehernya,” teriak Hajjaj.
Pedang itupun dengan cepat memotong lehernya, dan Sa’id meninggal dunia setelah mengucap dua kalimat syahadat.

Namun ada sebuah kejadian aneh tatkala kepala Sa’id terpisah dari badannya. Semua yang hadir tercengang karena menyaksikan kepala Sa’id yang terpisah dari badannya tersebut masih sempat menyebut Asma Allah dengan senyuman yang mengejek dunia.

سبحا ن الله
Beberapa hari kemudian, Hajjaj semakin tersiksa batinnya dan mengalami penyakit gila. Dan tak lama kemudian pula, Hajjaj pun mati.