Tampilkan postingan dengan label azab allah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label azab allah. Tampilkan semua postingan

Senin, 21 Maret 2016

Subhanallah...!! Ternyata Tenggelamnya Kapal Titanic Merupakan Tanda Kebsaran ALLAH swt

Saat Titanic melakukan pelayaran perdana tahun 1912, kapal raksasa ini menjadi kebanggaan negeri. Kapal ini adalah yang termewah dan katanya paling aman sedunia. Mereka membangun Titanic dengan kontruksi yang sangat kuat. Salah satu teori mengatakan bahwa Titanic tidak dapat tenggelam karena saking kuatnya. Ketika mereka membangun Titanic, seorang insinyur yang membangun Titanic ditanya dalam sebuah wawancara sebelum mereka meninggalkan Liverpool: “Apakah kapal ini bisa tenggelam di lautan?” Dia berkata “Bahkan Tuhan sekalipun tidak akan bisa menenggelamkannya.” Wawancara ini dicatat dalam media. 
 
 

 
Jadi mereka pergi dengan menggunakan Titanic. Ketika mereka berada di sekitar lautan Pasifik, hari sudah malam, dan para penumpang sedang bersenang-senang di dalam kapal. Para penumpang Titanic adalah orang-orang yang sangat kaya. 

Malam semakin larut dan Laut Pasifik diselubungi kabut akibat dinginnya udara saat itu. Para awak kapal tahu bahwa dalam cuaca yang sangat dingin ini, bisa saja ada iceberg yang dapat membahayakan kapal. Tapi Allah telah menggenggam hati mereka. Allah membuat nahkoda dari kapal ini berpikir “Tidak usah khawatir. Apa yang dapat dilakukan bongkahan es terhadap Titanic? Kapal ini bisa menghancurkan bongkahan es itu.” Itulah yang dia pikirkan. Allah membuatnya percaya akan hal itu. 
Jadi mereka terus berlayar. Sebelum dia menabraknya, beberapa orang awak  kapal berkata kepadanya “Kapten, kami rasa ini tidak aman.” Namun kapten kapal berkata “Jangan khawatir! Apa yang dapat
dilakukan sebuah bongkahan es terhadap Titanic?” Jadi dia tetap maju. Namun sayangnya yang ditabrak adalah gumpalan es yang runcing sehingga sebagian kapalnya terpotong...

Dan beberapa saat kemudian, para penumpang masih menikmati lantunan musik, mereka masih bersenang-senang, beberapa orang masih tidur, dan para koki masih memasak. Dan kemudian... para awak kapal berteriak“Kita akan tenggelam!” Seketika kagetlah para penumpang kapal mendengar teriakan itu. Tiba-tiba air mulai masuk ke dalam kapal dan kapal pun berguncang. Titanic semakin terasa berat sampai akhirnya salah satu sisi dari kapal terangkat  begitu tinggi sehingga bagian tengah kapal pun hancur terbelah dua.

Ketika Allah menghukum seorang penguasa yang dzalim, Dia akan memastikan bahwa ada banyak orang untuk menceritakan kisahnya, sehingga mereka hidup dilanda ketakutan dan kerendahan hati, untuk menceritakan apa yang telah Allah timpakan kepada mereka.

Mereka menceritakan kisahnya kepada anak-anak mereka. Dan anak-anak mereka menceritakan kisahnya kepada anak-anaknya. Dan Allah menunjukkan kepada mereka siapa sesungguhnya Sang Al-Jabbar. Siapa sebenarnya Yang Paling Berkuasa. Sekarang dimana orang yang mengatakan “Bahkan Tuhan pun tidak bisa menenggelamkannya.” Dimana orang itu sekarang?'

Jadi disini Allah berfirman kepada umat manusia agar jangan menantang diri-Nya.

Selasa, 15 Maret 2016

Kisah Pilu Pelaku Tabrak Lari, Korban Tewas Ternyata Ibunya Sendiri

Ini kisah pilu yang dialami oleh pelaku tabrak lari di Kota Daye, Provinsi Hubei, China. Tindakan mengabaikan itu berujung kepedihan, karena korban yang ditabrak hingga meninggal itu ternyata adalah ibu kandungnya sendiri.



Xiong Ku, nama pemotor yang melakukan tabrak lari itu. Beberapa hari silam, Xiong menabrak dua perempuan di jalanan. Putranya, yang berusia 10 tahun, berniat menelepon polisi setelah insiden itu. Namun Xiong melarang. Dia malah menyuruh sang anak segera naik dan kemudian kabur dari lokasi.

Beberapa hari setelah insiden itu, polisi mengontaknya. Xiong langsung tahu maksud polisi. Telepon itu pasti soal kecelakaan malam itu. Demikian pikir pria berusia 45 tahun tersebut. Dan Xiong bersiap menanggung risiko.

Namun dugaan itu keliru. Polisi yang menelepon itu tak menyinggung sama sekali soal tindakan tabrak lari yang dia lakukan. Polisi itu mengabarkan bahwa ibunda Xiong tewas akibat insiden tabrak lari.

Dalam percakapan itu, polisi membeberkan kronologi kecelakaan yang dialami ibu Xiong. Penjelasan itulah yang membuatnya sadar bahwa perempuan yang ditabraknya tempo hari adalah sang ibu. Dan keesokan harinya, Xiong menyerahkan diri.

Juru Bicara kepolisian setempat, Jian Hu, mengatakan, saat kecelakaan itu Xiong tengah dalam perjalanan pulang dari kunjungan ke rumah mertuanya. Saat itu, Xiong yang membonceng putranya melaju dengan kencang. Sudah begitu, dia tak menyalakan lampu. Sehingga menabrak dua perempuan itu, yang satu di antaranya adalah sang bunda.

"Dalam keadaan panik, Xiong meraih anaknya, yang mencoba untuk membantu dua korban, dan kembali ke sepedanya sebelum melaju dari lokasi kecelakaan," kata Jian Hu sebagaimana dikutip dari mirror.co.uk.

Saat tim penyelamat tiba di lokasi, mereka menemukan bahwa salah satu dari dua perempuan tua itu, yang tak lain adalah ibu Xion, telah tewas. Polisi yang menangani kasus itu sempat kesulitan menemukan pelaku tabrak lari itu. Mereka menyebar poster dan menawarkan hadiah untuk warga yang bisa memberikan informasi.

Namun, akhirnya polisi tak perlu susah-susah melakukan pencarian. Sebab, setelah mendapat kabar itu, Xiong kemudian menyerahkan diri dan mengaku bahwa dialah yang menjadi pelaku tabrak lari tersebut.
(cerminan.com)

Sabtu, 12 Maret 2016

Baca Ini Kalau Berani! , Kisah Nyata Dahsyatnya Azab Bagi Anak yang Durhaka kepada Ibunya

Sebut saja namanya Karta. Ia telah menikah dengan wanita pilihannya. Wajahnya cantik. Namun sayang, hatinya tak secantik wajahnya. Karta mulai terpengaruh dengan istrinya dan hampir selalu menurutinya. Dari sinilah kisah tragis itu dimulai.
ilustrasigoogle.com
Selain Karta dan istrinya, di rumah itu juga tinggal ibunya. Sebelumnya, Karta bersikap baik pada ibunya. Tapi perlahan, sang istri men-‘cuci otak’-nya.
Suatu hari, sepulang Karta dari tempat kerja, istrinya mengadu. “Mas, ibu itu bagaimana sih. Kerjanya cuma jalan-jalan ke rumah tetangga. Nggak mau bantuin aku.” Karta langsung termakan kata-kata sang istri. Dicarinya ibunya.
“Ibu, ibu sukanya ke main ke rumah tetangga ya. Nggak mau mbantu menantu ibu.”
“Siapa yang bilang begitu. Ibu itu yang ngepel dan nyapu rumah ini, Karta. Ibu yang mencuci. Dan makanan yang kamu makan itu, itu juga ibu yang masak. Ibu memang ke rumah tetangga, tapi itu cuma sebentar. Untuk istirahat. Kalau istirahat siang-siang di rumah ini, ibu bisa dimarahi istrimu…”
Mendengar penjelasan itu, bukannya minta maaf, Karta malah tidak mempercayainya. “Ah, ibu alasan saja.”
Hari-hari berikutnya, hubungan antara Karta dan ibunya tak kunjung membaik. Apalagi hubungan antara ibu dengan istri Karta, semakin memanas. Hingga suatu malam, setelah Karta sampai di rumah, sang istri memintanya mengambil keputusan yang sangat sulit.
“Mas, aku sudah tidak betah lagi sama ibu. Aku dan ibu tidak bisa lagi tinggal dalam satu atap. Sekarang Mas pilih, aku yang pergi atau ibu yang keluar dari rumah ini,” kata istri Karta dengan nada tinggi. Karta bingung. Ia tidak tega mengusir ibunya, tetapi ia juga tidak sanggup berpisah dari istrinya.
“Kenapa seperti itu Dik. Aku sangat mencintaimu, aku tak mungkin hidup sendiri tanpamu. Tapi ibu, ia tidak punya siapa-siapa. Kalau ia pergi, pergi ke mana? Kasihan dia”
“Enggak Mas. Malam ini juga kamu harus putuskan. Ibu yang pergi atau aku yang pergi.” Luluh juga hati Karta di depan istrinya. Entah syetan apa yang merasukinya, ia pun melangkah ke kamar ibunya.
“Masya Allah, benarkah kamu mau mengusir ibu ini, Karta?” tanya ibu setengah tak percaya saat mendengar Karta memintanya pergi dari rumah.
“Iya, Bu. Ini demi kebaikan rumah tangga kami.”

“Kamu tega, Karta,” orang yang namanya dipanggil hanya diam, “kalaupun kamu mengusirku, tunggulah besuk pagi. Tengah malam begini, ibu harus ke mana?”
Karta terdiam. Ia tak menjawab. Tapi keputusannya telah bulat.
Beberapa waktu kemudian, ibu keluar dengan tas di tangannya. Tidak semua barangnya bisa dibawa. Ia melangkah berjalan di tengah malam, sambil air mata terus menetes membasahi pipinya. Sebagai seorang ibu, ia sungguh sangat kecewa. Sakit hatinya. Diusir oleh anak sendiri yang lebih mementingkan istri tak berakhlak daripada ibunya. Dalam kondisi itu, sang ibu pun berdoa.
“Ya Allah, hatiku sakit atas perlakuan ini. Anakku sendiri mengusirku, padahal aku yang mengandung, melahirkan, menyusui dan membesarkannya. Ya Allah, aku tidak ridho padanya. Aku haramkan seluruh air susu yang diminumnya sejak bayi hingga membentuknya seperti saat ini.” 
Doa seorang ibu yang didurhakai, doa di tengah malam, dalam kondisi hujan rintik-rintik, ketiga faktor mustajabnya doa itu bertemu.
Keesokan harinya, Karta merasakan seluruh tubuhnya sakit. Kulitnya mulai gatal-gatal. Makin lama, kulitnya seperti melepuh. Hari-hari berikutnya lepuhan itu mengeluarkan nanah dengan bau yang menyengat. Sampai-sampai, tetangga yang menjenguknya pun tidak berani mendekat. Berbagai upaya medis tak juga membuatnya membaik. Karta menyadari bahwa ini mungkin karena kesalahannya mengusir ibunya sendiri di malam itu. “Tolong carikan ibuku, aku ingin minta maaf. Sakitku ini karenanya,” pintanya pada seseorang.
“Tidak. Biar Karta merasakan sakit itu. Sakitnya hatiku diusir lebih sakit dari apa yang dirasakan Karta,” jawab sang ibu saat ditemui pesuruh Karta, “aku tak mau kembali ke rumah itu.”
Beberapa hari kemudian, Karta pun meninggal. Begitu busuknya bau Karta, sampai-sampai modin setempat tidak mau memandikannya sendiri. Ia menyewa orang untuk memandikan Karta. Waktu meninggalnya Karta hampir bersamaan dengan meninggalnya orang lain di kampung yang sama. Sehingga tersedialah dua galian untuk memakamkan mereka. Dan baru saja Karta dimakamkan, keributan terjadi.
“Ini seharusnya makam untuk saudara saya, kenapa ditempati,” kata seseorang yang terkejut melihat galian makam untuk saudaranya telah terisi.
“Maaf pak, kami tidak tahu. Karena sudah terlanjur, sekali lagi kami minta maaf. Mohon almarhum dimakamkan di galian satunya Pak, kan sama-sama makamnya”
“Tidak bisa! Ini sudah kita pesan liang lahatnya dekat dengan anggota keluarga yang meninggal sebelumnya. Kalau di sana kan jadi terpisah. Kami tidak mau. Harus dibongkar”
Karena tidak bisa diajak kompromi, akhirnya warga pun mengalah untuk membongkar kembali makam Karta. Anehnya, saat makamnya dibongkar, mereka mendapati kain kafan Karta telah berubah warna; coklat keabu-abuan. Tubuhnya juga tampak lebih tipis. Dan begitu dibuka, mereka terkejut bukan main. Jenazah Karta berubah warna dan bentuk, seperti hangus terbakar. Demikian dahsyatnya azab bagi anak yang durhaka kepada ibunya. Azab pedih langsung terjadi di dunia dan lebih pedih lagi saat berada di alam barzah.  [Kisahikmah.com]
*Disarikan dari ceramah KH. Zubairi Rahman, Pengasuh Program Keluarga Sakinah – Suara Giri FM

Astagfirullah...!!! Kisah Gadis Cantik Jelita Meningal Setelah Berzinah Dengan Pacarnya.. BANTU SHARE

Ratna (nama samaran) (22) mati dibunuh kekasih haramnya sendiri. Mayat Ratna ditemukan warga dalam karung plastik besar di tepi Sungai Cisadane, Rumpin, Bogor setahun yang lalu.




Bambang (nama samaran) (25) adalah eksekutornya. Dia menjalin hubungan asmara dengan mahasiswi Universitas Pamulang (Unpam) namun, beberapa bulan kemudian hubungan keduanya kandas. Lalu mereka kembali berpacaran saat bulan puasa.

Menurut pengakuan Bambang, sebelum pembunuhan itu terjadi mereka berzina terlebih dahulu. Seusai melakukan perbuatan yang sangat hina di mata agama ini, Ratna meminjam Hand Phone pacarnya tersebut dan menghapus nomor kontak ponselnya. Bambang pun marah. Terjadilah pertengkaran keduanya. Pertengkaran semakin panas sehingga Bambang memutuskan hubungannya.

Ratna pun mengancam akan menyebarluaskan bahwa mereka telah berhubungan intim, melalui media jejaring sosial facebook. Hingga pada akhirnya, Bambang membunuh Ratna.


Lalu Bambang membenamkan wajah Ratna ke tanah. Setelah melihat Ratna terkapar lemas di tanah, Bambang kemudian menjerat leher Ratna dengan kerudung yang dikenakan mahasiswi itu. Bambang kemudian membungkus Ratna ke dalam karung dan membuangnya di pinggiran Sungai Cisadane.

Ringkasnya, Ratna meninggal setelah melakukan zina bersama pasangan haramnya. Padahal ancaman siksa atas pelaku zina sangatlah berat. Bahkan, jika tegak hukum Islam si pezina yang belum pernah menikah dicambuk di depan umum sebanyak 100 kali, lalu diasingkan selama satu tahun.

Di alam kubur, Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam telah mengabarkan siksa ngeri bagi pelaku zina dalam mimpinya. Yakni, pezina laki-laki dan perempuan dalam keadaan telanjang ditaruh pada sebuah tungku api yang sangat besar, bagian bawahnya sangat luas sementara bagian atasnya lebih sempit. Di bawah tungku tersebut dinyalakan api yang menyala-nyala. Terdengar dari dalamnya kegaduhan dan suara teriakan yang mengerikan. Jika api itu menyala maka terangkatlah mereka sehingga hamper-hampir terlempar ke luar. Mereka menjerit sejadi-jadinya. Namun jika apinya mengecil maka mereka kembali turun. Dan siksa
tersebut akan berulang-ulang mereka rasakan sehingga terjadinya kiamat. (HR. Al-Bukhari dari Samurah bin Jundub)

Dan setelah terjadinya kiamat, siksa yang lebih berat dan keras telah menanti mereka.

Kerasnya ancaman hukuman bagi pezina tak lepas dari beratnya perbuatan zina dalam pandangan Islam. Bahkan sebagian hadits mengindikasikan hilangnya iman dari diri pezina saat ia berzina.

Dari Abu Hurairah, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda,

لَا يَزْنِي الزَّانِي حِينَ يَزْنِي وَهُوَ مُؤْمِنٌ وَلَا يَسْرِقُ حِينَ يَسْرِقُ وَهُوَ مُؤْمِنٌ وَلَا يَشْرَبُ الْخَمْرَ حِينَ يَشْرَبُهَا وَهُوَ مُؤْمِنٌ


“Seorang pezina yang akan berzina tak akan jadi berzina ketika dalam keadaan beriman. Seorang pencuri yang akan mencuri tak akan jadi mencuri ketika dalam keadaan beriman. Seorang peminum khamar yang akan meminum khamar tak akan jadi meminumnya ketika dia dalam keadaan beriman.” (HR Bukhari, Muslim, Abu Daud, At-Tirmidzi dan Ibnu Majah. Lafadz milik Muslim)

Imam Nawawi Rahimahullah berkata, “Para ulama berbeda pendapat mengenai hadits di atas. Namun makna yang benar adalah perbuatan maksiat di atas tidak akan dilakukan, jika orang itu memiliki keimanan yang sempurna. Pengertian ini diambil dari lafadz-lafadz yang diungkapkan untuk penafian sesuatu dan yang dimaksudkan adalah penafian sebagaimana adanya.”

Dalam Shahih Bukhari, setelah beliau meriwayatkan hadis ini, Ikrimah berkata, “Saya bertanya kepada Ibnu Abbas, ‘Bagaimana tercabutnya keimanan dari orang itu?”

Ibnu Abbas menjawab, “Seperti ini.” Ibnu Abbas menjalin jari-jarinya dan melepaskankan jalinan jari-jarinya. Ibnu Abbas kembali menjelaskan, “Jika dia bertaubat, maka jari-jari ini akan kembali terjalin." Demikianlah, Ibnu Abbas kembali memperlihatkan jari-jarinya yang terjalin.

Dalam hadits lainnya, Beliau Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda, “Jika seorang hamba berzina, maka iman akan keluar darinya, maka dia seperti payung yang berada di atas kepalanya. Jika dia meninggalkan perbuatan zina itu, maka keimanan itu akan kembali kepada dirinya.” (HR. At Tirmizi danAbu Dawud)

Karenanya, bagi saudaraku muslimin dan muslimat janganlah dekati perbuatan zina. Sesungguhnya Allah sangat murka kepada perbuatan tersebut, memperingatkan dari segala sesuatu yang menghantarkan kepadanya, dan mengancam dengan kehinaan di dunia dan siksa yang pedih di akhirat.

Semoga Allah menguatkan kita selalu dan menjauhkan dari segala sebab keburukan iman. Aamin ya Robbal alamin.

Wallahu A’lam

Sumber : lampuilsam.com

Hati-Hati...!!! Hanya Karena 1 Hal Buruk Ini. Bisa Menghapus Amalan Kita Selama 70 Tahun

Hidup itu sementara. Tapi wajib dipakai untuk mencari sebanyak-banyaknya bekal untuk menghadapi akhirat yang selamanya. Karenanya, menggandakan sembari membenahi nilai amal shaleh amatlah penting untuk dikerjakan di sepanjang jenak kehidupan.


Ketahui! Karena 1 Hal Buruk Ini Bisa Menghapus Amalan Kita Selama 70 Tahun
Sumber: Google.com
Apalagi selepas mati, hanya tiga amal yang berguna untuk seseorang; ilmu yang bermanfaat, sedekah jariyah, serta doa anak yang shaleh bagi kedua orang tuanya. Ketiga amalan inilah yang wajib senantiasa diproduksi sepanjang hari supaya nanti kami dapat memanennya di Hari Kiamat.
 

Maka manfaatkanlah usia yang sebentar dengan beragam proyek menuntut ilmu serta menyebarkannya terhadap orang-orang yang kami cintai sertamasyarakat sekitar. Ikhlaslah dalam mengupayakannya. Dan, wakafkan diri
sepanjang hayat dikandung badan untuk mengamalkannya.

Sebab satu ilmu yang dipraktekkan dengan sempurna di sepanjang kehidupan jadi menjadi amalan unggulan, merupakan lebih baik dari jutaan teori yang justru membikin pemiliknya terus jauh serta ingkar terhadap Allah Ta’ala.
Jika berilmu, jadi kami bakal mengenal waktu serta amalan apa yang paling tepat. Misalnya; sebelum sampai Subuh dimanfaatkan dengan dzikir, tilawah, serta perbanyak istighfar. Seusai Subuh, dilanjutkan dengan dzikir pagi serta keutamaan lainnya.

Siang hari, di sela-sela kerja, sebagai salah satu bentuk rehat yang paling bagus; jadi ia bergegas mendirikan Dhuha, kemudian melakukan tidur siang sesaat sebelum Dhuhur sebagai salah satu sunnah Nabi, serta seterusnya.

Semua itu, hanya dapat dilakukan oleh mereka yang berilmu. Sehingga, tidak ada masa yang sia-sia. Bagi orang yang berilmu, setiap jenak merupakan kesempatan untuk perbanyak amal shaleh guna mengumpulkan bekal kehidupan di akhirat kelak.

Yang patut dicatat, ada amalan-amalan penghapus pahala. Apabila amalan ini dikerjakan di akhir hayat, jadi amalan dengan tinggi gunung alias sebanyak air di samudera, dapat habis karena satu amalan itu. Misalnya, sebagaimana disebutkan oleh Rasulullah dalam salah satu sabdanya yang berstatus Hasan Gharib ini:

Sungguh, ada orang yang melakukan kebaikan selagi tujuh puluh tahun, namun ia berwasiat serta zhaim dalam wasiatnya, lalu menutup usianya dengan kejelekan amalnya jadi ia dimasukkan ke dalam neraka. Serta sungguh, ada orang yang melakukan keburukan selagi tujuh puluh tahun, lalu ia adil dalam wasiatnya, serta menutup usianya dengan kebaikan amalnya, jadi ia dimasukkan ke dalam surga. (Hr. Imam Ahmad bin Hanbal dari Abu Hurairah)

Hendaklah berhati-hati serta wasapada; jangan berhenti beramal dengan ikhlas sampai ajal menjemput. Semoga Allah Ta’ala melindungi kami dari akhir yang buruk, serta menjadikan kami akhir yang baik dalam kehidupan. Aamiin.

Sumber: Kisahikmah.com

Rabu, 09 Maret 2016

Menghebohkan Warga!!! Pocong Teror Warga Minta Kawat Giginya Dilepas... (Tolong Share)

Saudara-islam.blogspot.com_Malam kemarin, warga desa Margoyoso Jepara berbondong bondong datang ke areal pemakaman desa untuk membongkar salah satu makam yang diduga oleh masyarakat, menggentayangi desa mereka.




Dilansir dari isknews.com (info seputar kudus),  Fella, warga sekitar menjelaskan jika kegiatan pembongkaran makam ini dilakukan setelah beberapa warga melihat dan ditemui sesosok mahkluk halus berwujud pocong datang untuk meminta tolong melepaskan kawat gigi yang masih terpasang pada jasad.

"Isu tersebut telah terdengar oleh beberapa warga sejak beberapa hari yang lalu, bahkan beberapa warga mengaku melihat,” ujarnya.

Beberapa netizen membenarkan kejadian menyeramkan ini :
Midun Milik Dunia
iya betul,saya di ceritakan tman saya td pgi tgl 14 januari 2015 .ujarnya pas mayat mau di kafani dan untuk melepas bhel(kawat gigi) di dlm mulutnya,mayat itu melotot,seterusnya begitu. sampai per s7 kelurga akhirnya bhel tidk dilepas... Ngk taunya mlh gentayangan mintak di lepas.

Samsara Castro
TAPI NGUBURE G NOK MAKAM KEDANGKRANGAN BOS,, SNG DI MAKSUD MAYIT KUI,, TP NOK MAKAM KIDOL SEKAR PETAK JELAS SEKALI SALAHHH MAKAM


Ghibut Jarang Keramas
kalau tali pocong mau di lepas atau tidak,tidak masalah.tapi kalau ada suatu benda yg tertinggal/ikut terkubur memang tidak boleh.
Rasain sndri..
Lo mo cntik kn di dunia..
So.. jgn bangga hidup di dunia

Rudy
jaman skrang gi2 dibehel rambut diwarnai dan disambung2 . . .aduh gusti

pantesan j pocong menghantui. y iri. pc0ng jg pngen gaya2an. . . wak waw. . .

Rudy
p0c0ng itu kaga ada b0s

Pay Zulkarnaen
jiaaaaaahh ada kali..

Jhon Arif Syahmardan
Huuaaahaaa...buka pakai tang jepit

Azizah Zulhas
hss. Hh. Aya aya wae

Sumber: https://bacalahdanbagikan.blogspot.com

Senin, 07 Maret 2016

SUBHANALLAH...!!! Karena Doa IniLAH, Umat Nabi Muhammad Tidak Akan Diazab ALLAH SWT

Tahukah Anda apa itu pengertian azab dalam Islam? Azab merupakan siksaan yang dihadapi oleh seluruh makhluk Tuhan termasuk manusia karena kesalahan yang pernah dibuat sebelumnya. Manusia memang tak luput dari kesalahan, karenanya umat Nabi Muhammad ini bahkan pernah layak mendapat azab.
Karena Doa Ini, Umat Nabi Muhammad Tidak Diazab
Sebagian besar dari kita pasti sudah tahu apa itu azab dalam Islam. Akan tetapi pernah juga karena doa ini, umat Nabi Muhammad tidak diazab, doa luar biasa apakah ini? Apakah dosa bersangkutan sulit dilakukan? Ulasan di bawah ini akan menjawab beberapa pertanyaan tersebut secara ringkas namun lengkap.
Di suatu kafilah dakwah dengan Sa’ad bin Abi, Nabi Muhammad SAW pernah melewati masjid yaitu Masjid Bani Muawiyah. Selanjutnya Rasulullah SAW masuk ke dalam masjid dan menunaikan shalat dua rakaat. Setelah shalat sunnah Tahiyyatul Masjid tersebut berakhir, beliau memanjatkan kembali doa kepada Allah Yang Maha Esa. Ternyata doa ini diriwayatkan oleh Imam Muslim, isinya yaitu permintaan Nabi Muhammad SAW agar umatnya bisa betul-betul terbebas dari azab yang dikirimkan Allah Sang Pencipta. Lebih lengkapnya, Rasulullah SAW menyatakan tiga permintaan yang ternyata selanjutnya dua permohonan dikabulkan sementara satu lainnya ditolak. Pertama, Nabi Muhammad SAW memohon agar umat beliau tidak dibinasakan dengan cara tenggelam. Kedua, Nabi Muhammad SAW memohon pada Allah Ta’ala agar umat beliau tak dibinasakan dengan cara kelaparan di musim kemarau. Dua permintaan ini dikabulkan Allah, namun sampailah Nabi Muhammad SAW ke permohonan terakhir. Isinya meminta agar tak ada keganasan terjadi antara manusia. Ternyata permohonan ini ditolak oleh Allah Yang Maha Kuasa. 
Dengan berpegang pada definisi azab, kita mungkin sudah tahu bahwa Allah Yang Maha pengasih pernah berfirman tentang azab. Hanya Allah yang memiliki kuasa mengirim azab kepada manusia, azab datangnya bisa dari atas atau bahkan kaki kita. Allah juga bisa membaurkan kita ke suatu golongan dan membiarkan golongan bersangkutan bersikap ganas pada kita. Intinya, azab akan menunjukkan kebesaran Allah yang luar biasa, kita sebagai manusia sudah pasti tak bisa menolaknya tanpa cara yang dipraktikkan Nabi Muhammad SAW. Jadi, selalu hati-hatilah dalam berbicara mapun bersikap.
Keganasan manusia yang tak dihentikan oleh Allah ini ternyata banyak terjadi di negara penuh dengan konfilk. Kita sendiri pasti pernah melihatnya di hadapan kita, baik dari pang paling sederhana sampai paling mengerikan sekalipun. Rupanya, ada suatu bangsa yang dipercaya oleh Allah untuk menimpakan azab pada kaum kafir, bangsa ini antara lain palestina dan kaum mujahid yang tersebar di berbagai daerah. Perlu diperhatikan bahwa azabnya tetap berasal dari Allah, namun eksekusi dilakukan oleh bangsa tertentu ini.
Di kisah yang beredar, bangsa yang terkena oleh azab ini adalah Bangsa Zionis dan bangsa penjajah lainnya. Rupanya, kaum Muslimin yang senantiasa percaya pada Allah SWT ini selalu meraup kemenangan, apalagi terhadap bangsa yang tidak mengenal azab menurut Islam. Untung saja Nabi Muhammad SAW masih peduli terhadap mereka semua dan kasih sayangnya membantu mereka terselamatkan dari azab. Ingin senantiasa terbebas dari azab Allah? Pastikan kita sebagai umat Islam selalu menuruti perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Ingatlah juga untuk menunaikan shalat sunnah Tahiyyatul Masjid yang diikuti dengan beberapa permintaan karena doa ini, umat Nabi Muhammad tidak diazab.
 
sumber : kumpulanmisteri.com