Tampilkan postingan dengan label akhir zaman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label akhir zaman. Tampilkan semua postingan

Senin, 21 Maret 2016

Kisah Mengerikan Azab Anak Durhaka, Saat Makam Dibongkar Jenazah Seperti Hangus Terbakar

Kisah Ini Disarikan dari ceramah KH. Zubairi Rahman, Pengasuh Program Keluarga Sakinah – Suara Giri FM
 

Sebut saja namanya Karta. Ia telah menikah dengan wanita pilihannya. Wajahnya cantik. Namun sayang, hatinya tak secantik wajahnya. Karta mulai terpengaruh dengan istrinya dan hampir selalu menurutinya. Dari sinilah kisah tragis itu dimulai.

Selain Karta dan istrinya, di rumah itu juga tinggal ibunya. Sebelumnya, Karta bersikap baik pada ibunya. Tapi perlahan, sang istri men-‘cuci otak’-nya.

Suatu hari, sepulang Karta dari tempat kerja, istrinya mengadu. “Mas, ibu itu bagaimana sih. Kerjanya cuma jalan-jalan ke rumah tetangga. Nggak mau bantuin aku.”

Karta langsung termakan kata-kata sang istri. Dicarinya ibunya.

“Ibu, ibu sukanya ke main ke rumah tetangga ya. Nggak mau mbantu menantu ibu.”

“Siapa yang bilang begitu. Ibu itu yang ngepel dan nyapu rumah ini, Karta. Ibu yang mencuci. Dan makanan yang kamu makan itu, itu juga ibu yang masak. Ibu memang ke rumah tetangga, tapi itu cuma sebentar. Untuk istirahat. Kalau istirahat siang-siang di rumah ini, ibu bisa dimarahi istrimu…”

Mendengar penjelasan itu, bukannya minta maaf, Karta malah tidak mempercayainya. “Ah, ibu alasan saja.”
Hari-hari berikutnya, hubungan antara Karta dan ibunya tak kunjung membaik. Apalagi hubungan antara ibu dengan istri Karta, semakin memanas. Hingga suatu malam, setelah Karta sampai di rumah, sang istri memintanya mengambil keputusan yang sangat sulit.

“Mas, aku sudah tidak betah lagi sama ibu. Aku dan ibu tidak bisa lagi tinggal dalam satu atap. Sekarang Mas pilih, aku yang pergi atau ibu yang keluar dari rumah ini,” kata istri Karta dengan nada tinggi. Karta bingung. Ia tidak tega mengusir ibunya, tetapi ia juga tidak sanggup berpisah dari istrinya.

“Kenapa seperti itu Dik. Aku sangat mencintaimu, aku tak mungkin hidup sendiri tanpamu. Tapi ibu, ia tidak punya siapa-siapa. Kalau ia pergi, pergi ke mana? Kasihan dia”

“Enggak Mas. Malam ini juga kamu harus putuskan. Ibu yang pergi atau aku yang pergi.” Luluh juga hati Karta di depan istrinya. Entah syetan apa yang merasukinya, ia pun melangkah ke kamar ibunya.

“Masya Allah, benarkah kamu mau mengusir ibu ini, Karta?” tanya ibu setengah tak percaya saat mendengar Karta memintanya pergi dari rumah.

“Iya, Bu. Ini demi kebaikan rumah tangga kami.”

“Kamu tega, Karta,” orang yang namanya dipanggil hanya diam, “kalaupun kamu mengusirku, tunggulah besuk pagi. Tengah malam

Sabtu, 19 Maret 2016

Mengerikan...!!! Film Porno Dari Kuburan Sebuah Kisah Nyata Jangan Lupa Di Share/bagikan

Masalah pornografi di zaman sekarang sudah terlampau parah. Orang-orang dapat dengan mudahnya mengakses pornografi dari ponsel atau dari internet. Demi Allah, merupakan kewajiban kita untuk menjauhkan diri dari perbuatan maksiat. Kita harus mengisi hari-hari kita dengan hal yang bermanfaat. Saya ingin menceritakan sebuah kisah nyata yang membuat saya sedih ketika mendengarnya. Kisah ini saya dengar dari ceramah di YouTube yang diceritakan oleh Mufti Ismail Menk.
 
Ada anak laki-laki di salah satu negara di jazirah Arab. Anak itu mempunyai kebiasaan buruk. Dia kecanduan pornografi. Pada suatu hari, dengan membayar menggunakan kartu kreditnya, dia berlangganan email mingguan berisi video dan foto-foto gadis-gadis telanjang dari salah satu situs porno. Sebagian temannya meminta kepadanya “Kami tidak ingin membayar untuk mendapatkan foto-foto dan video itu, jadi ketika emailnya sampai kepadamu, tolong kirimkan juga pada kami.” Kebetulan dia mempunyai grup berisi begitu banyak teman di ponselnya.  Jadi dia terbiasa mengirim email berisi gambar porno tersebut kepada teman-temannya setiap minggu.

Karena harus mengirim emailnya setiap minggu, lama-kelamaan dia pun lelah melakukannya. Jadi dia memutuskan menggunakan auto-forward pada emailnya. Auto-forward berarti emailnya akan terkirim secara otomatis secara tiap minggunya.
Bulan demi bulan pun berlalu. Pada suatu hari, dia bepergian bersama teman-temannya dalam suatu perjalanan wisata. Dan dalam perjalanan itu mobilnya mengalami kecelakaan. Dia pun meninggal dunia dalam kecelakaan itu, sementara beberapa temannya yang ikut menumpang berhasil selamat dari kecelakaan.
Seketika kabar duka pun tersebar, dan teman-temannya yang lain begitu terpukul mendengar kabar kematian teman mereka. Beberapa hari kemudian ketika teman-temannya berkumpul di rumahnya, mereka terus menangis seiring mereka bercerita kepada seorang syekh yang hadir. Mereka berkata “Syekh, setiap minggu kami mendapatkan email auto-forward berisi video dan gambar-gambar pornografi dari teman kami ini, sedangkan sekarang dia sudah ada di kuburnya (sudah meninggal).”
Allahuakbar! Ambillah pelajaran dari kisah ini! Apakah kita ingin hal ini terjadi pada kita? Pemuda itu sudah meninggal, tapi karena dia melakukan auto-forward, maka email porno itu secara otomatis terus berdatangan kepada teman-temannya. Mereka sampai harus menelusuri kembali ke servernya. Dan butuh waktu sangat lama sampai akhirnya email tersebut diputus, karena mereka harus menunggu sampai langganan emailnya kadaluarsa.
Mereka semua menangis ketika menceritakan kisah ini kepada syekh tadi. Mereka semua mendapat pelajaran yang berharga. Mudah-mudahan Allah mengampuni si pemuda karena teman-temannya berhenti menonton pornografi setelah mendapat hikmah dari peristiwa ini. Semoga Allah s.w.t dapat mengampuninya.
Semoga kita bisa mengambil hikmah dari kisah ini. Jika kita meninggal sementara kita terbiasa melakukan hal yang buruk, hal itu akan menjadi sangat memalukan bagi kita. Maka jadilah orang yang taat kepada Allah dalam menjalani hidup.

Kisah Ini Membuat Ribuan Orang Nangis, Kisah Orang Miskin yang Mendapat Pertolongan Allah

Dalam sebuah kisah diceritakan bahwa di zaman Malik bin Dinar ada dua orang bersaudara yang beragama Majusi (para penyembah api). Tidak kurang selama tujuh puluh tahun mereka telah melakukan ritual agama mereka dengan menyembah api.
 
 
Pada suatu hari sang adik berkata kepada kakaknya, “Kakak, bertahun-tahun kita telah menyembah api. Oleh karena itu mari kita uji, jika kita masih terbakar karenanya, maka kita akan berhenti menyembahnya. Namun sebaliknya, apabila ternyata api itu tidak membakar kita, maka kita akan terus menyembah api sampai kematian datang kepada kita.”

Maka mulailah sang adik memasukkan jari-jemarinya ke dalam kobaran api yang sedang menyala. Kemudian langsung ditariknya kembali jarinya seraya merintih kesakitan. Lalu sang adik berkata, “Alangkah jahatnya engkau, aku telah menyembahmu sampai bertahun-tahun lamanya dan inikah balasanmu?”
Singkat cerita, sang kakak diajak meninggalkan kepercayaan dan sesembahannya, yakni dengan meninggalkan agama Majusi. Setelah itu, sang adik bersama keluarganya berangkat menuju ke tempat Malik bin Dinar, dan kepadanya ia sekeluarga menyatakan masuk Islam.
Malik bin Dinar kemudian meminta agar mereka sudi menetap di rumahnya. Malik bin Dinar juga mengumpulkan dana dari teman-temannya untuk diberikan kepada mereka. Namun tidak disangka sebelumnya bahwa ternyata para tamunya menolak keinginan baik dari sang tuan rumah. Mereka tidak berkenan menempati tempat yang disediakan oleh Malik bin Dinar. Bahkan mereka lalu menempati sebuah rumah tua yang mau rubuh.

Di tempat yang baru itu dia beserta keluarganya senantiasa melakukan ibadah siang dan malam. Setiap pagi dia selalu keluar rumah untuk mencari pekerjaan sehingga bisa menafkahi keluarganya. Tetapi apa yang menjadi harapannya masih belum berhasil, sebab setiap kali keluar dari rumahnya untuk mengharapkan pekerjaan dari berbagai orang, dia selalu pulang pada senja hari dengan tangan hampa.
Pada hari ketiga berangkatlah dia ke pasar untuk mencari pekerjaan. Setelah berkeliling kesana-kemari tiada seorang pun yang mau memberinya pekerjaan. Lalu dengan perasaan putus asa, dia pulang. Namun hari itu dia tidak langsung pulang ke rumahnya karena saat itu adalah hari Jumat. Setelah berada dalam masjid, dia memohon kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Isi do’anya adalah sebagai berikut:
“Ya Tuhanku, demi kehormatan agama-Mu dan hari Jumat yang mulia ini, lepaskanlah kami dari kelaparan dan kesengsaraan. Aku khawatir hal ini berakibat kembalinya keluargaku kepada agama kakakku. Hal inilah yang sangat aku takuti.”
Rupanya Allah mengabulkan do’a orang itu. Karena secara tidak terduga dan tidak disadari olehnya, istrinya di rumah telah didatangi oleh seorang pria tampan yang membawa baki berisi uang emas sebanyak seribu dinar.
Tamu yang mengantarkan uang itu kemudian berkata: “Terimalah uang ini dan katakan pada suamimu, bahwa ini adalah upah amalan yang sedikit namun berpahala banyak.” Setelah bingkisan itu diterima, lalu sang istri membawa baki itu ke juragan emas untuk diperlihatkan padanya dan ditimbang. Ternyata setelah ditimbang, uang emas itu memiliki berat sebanyak dua kali lipat dari uang dinar emas yang biasanya. Demikian pula keadaannya tidak seperti kualitas dinar-dinar yang kebanyakan beredar. Dinar emas dalam baki tersebut mempunyai kualitas yang sangat bagus. Melihat keanehan-keanehan tersebut, sang juragan emas itu menanyakan kepadanya darimana memperoleh emas sebagus itu. Lalu wanita tersebut menceritakan apa yang telah terjadi kepada keluarga dan suaminya.
Tertarik dengan cerita yang dialami oleh wanita itu, sang juragan emas itu memberi seribu uang dinar sebagai ganti dari satu dinar yang ditukarkan tersebut. Dan sang juragan emas itu pun pada akhirnya menyatakan masuk Islam.
Sekarang kembali kepada cerita si suami dari wanita itu. Setelah selesai mengerjakan shalat Jumat, kemudian dia pulang ke rumahnya. Setelah berada di dalam rumah, alangkah herannya dia, sebab menghirup bau makanan yang sedap. Kemudian istrinya menceritakan kejadian saat sang suami pergi menunaikan ibadah shalat Jumat. Akhirnya mereka berdua pun bersujud untuk menyatakan rasa syukur kepada Allah yang telah memberi mereka rezeki dari arah yang tak disangka-sangka.  (LAMPUISLAM.ORG)

Kisah Yg Sangat Menakjubkan...!! Ketika Nabi Muhammad SAW Bertemu Malaikat Ketika Isra' Mi'raj

Langit yang berada di atas kita memiliki tingkatan-tingkatan. Dalam sebuah keterangan yang sahih diungkapkan bahwa langit ini memiliki tujuh lapisan. Hal ini sebagaimana diungkapkan oleh Rasulullah kala melakukan perjalanan Isra’ Mi’raj. Dan dari ketujuh lapisan yang dimiliki, setiap lapisnya ternyata dijaga oleh malaikat khusus.
 
gambar ilustrasi
 
Adapun keterangan yang menyatakan tentang adanya malaikat yang bertugas di langit pertama hingga ketujuh adalah sebagaimana diriwayatkan oleh Sahabat Mu’adz bin Jabal serta Jabir bin Abdullah. Pada malam Isra’ Mi’raj saat perjalanannya ke langit, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam menyaksikan di langit pertama malaikat-malaikat yang sedang berdzikir sejak mulai mereka diciptakan oleh Allah.

Sedangkan pada langit kedua beliau menyaksikan para malaikat yang sedang rukuk. Malaikat di langit lapisan kedua itu memang ditugaskan untuk senantiasa rukuk, sehingga tidak heran kalau sejak mulai diciptakan, mereka tidak pernah mengangkat kepala mereka.
Untuk urutan langit ketiga, Rasulullah menyaksikan para malaikat yang sedang bersujud. Sejak mulai diciptakan oleh Allah, mereka tidak pernah mengangkat kepala mereka kecuali saat mendengar salam Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam untuk membalasnya. Tapi itu dilakukan hanya sekali karena kemudian mereka sujud kembali. Hal inilah yang kemudian juga menjadi gerakan shalat. Oleh sebab itu, dalam tiap-tiap raka’at shalat diwajibkan sujud dua kali.
Di langit keempat beliau menyaksikan para malaikat yang sedang bersyahadat. Allah menciptakan malaikat-malaikat di lapisan ini hanya untuk bersaksi bahwasanya Dia-lah Tuhan yang sebenarnya. Karena malaikat diciptakan dengan tanpa disertai nafsu dan keinginan apapun, maka tugas ini senantiasa dilakukan dengan tanpa ada protes, apalagi sampai dilanggar. Semuanya dilakukan dengan penuh taat kepada Allah subhanahu wa ta’ala.
Dan di langit kelima Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam menyaksikan para malaikat yang sedang bertasbih. Tugas untuk selalu mensucikan Allah ini dilakukan sedari awal mereka diciptakan hingga dunia dan seisinya berakhir.
Di lapisan berikutnya yakni lapisan keenam, Rasulullah dengan sangat jelas menyaksikan ada sejumlah malaikat yang hanya dibebankan tugas oleh Allah untuk senantiasa mengucapkan kalimat takbir serta tahlil. Karenanya, Maha Suci Allah.
 
Kemudian beliau shalallahu ‘alaihi wassalam menyaksikan para malaikat yang sedang mengucapkan salam sejak mereka diciptakan oleh Allah. Malaikat ini ditemui oleh Rasulullah pada tingkatan langit ketujuh. Sungguh, dalam perjalanan itu Rasulullah menyaksikan banyak keajaiban yang belum pernah disaksikan sebelumnya. Karena menyaksikan itu semua, tergeraklah hati beliau untuk memadukan semuanya dalam sebuah rangkaian ibadah yang akan terus dilakukan umatnya kelak.
Dan ternyata keinginan Rasululah mendapatkan ridha dari Allah. Mengetahui keinginan rasul-Nya itu, kemudian Allah mengumpulkan seluruh ibadah para malaikat tujuh langit tersebut sebagai penghargaan atas Rasulullah untuk menjadi ibadah shalat. Dan Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:
Siapa yang mengerjakan shalat lima waktu, maka ia akan memperoleh pahala, seperti ibadahnya para malaikat tujuh langit.” (Raudhatul Ulama)
Di samping malaikat-malaikat yang telah dikemukakan dalam keterangan di atas, ada juga malaikat yang diciptakan Allah untuk tugas khusus. Tugas istimewa yang dimaksud adalah pendukung ‘Arasy. Keterangan yang memperkuat hal ini sebagaimana dikisahkan Rasulullah dalam sebuah perjalanan Maha Agung, Isra’ Mi’raj.
Ketika Rasulullah sampai di Sidratul Muntaha, beliau lalu diantar Jibril sampai di suatu tempat dimana ada dinding emas. Kemudian Rasulullah diserahkan kepada malaikat penjaga tempat tersebut. Dengan perjalanan yang amat cepat, sampailah beliau di suatu tempat, dimana ada dinding yang terdiri dari mutiara. Lalu Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam diserahkan lagi kepada malaikat yang bertugas disitu. Dan dari dinding demi dinding dengan diantar malaikat yang silih berganti, akhirnya beliau tiba di ‘Arasy. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda, “Maka ketika melihat ‘Arasy, aku menemukannya lebih luas dari segala sesuatu.”

Demikianlah kisah menakjubkan Rasulullah shalallahu 'alaihi wassalam yang pernah naik ke langit ketujuh, bahkan sampai ke 'Arasy. Disana beliau menyaksikan berbagai hal yang mengagumkan. Semoga artikel ini dapat memberikan gambaran tentang perjalanan Isra' Mi'raj.

Mendengar atau membaca pembahasan tentang malaikat seringkali membuat hati kita berdecak kagum. Hal ini dikarenakan para malaikat adalah salah satu makhluk Allah yang mulia karena mereka tidak pernah berbuat dosa dan selalu menaati perintah Allah. Oleh karenanya, silahkan baca juga artikel-artikel lainnya yang membahas tentang ciptaan Allah yang satu ini (lampuislam.org)

Selasa, 15 Maret 2016

Mengejutkan...!!! Kisah Wanita yang Datangi Pemakamannya Sendiri

Bagaikan sebuah sinetron, seorang suami di Melbourne, Australia menyewa pembunuh bayaran untuk menghabisi nyawa istrinya.



Kisah ini dimulai hampir setahun yang lalu, ketika Noela Rukundo terbang meninggalkan suaminya, Balenga Kalala, di Melbourne untuk menghadiri pemakaman ibu tirinya di Burgundi.

Usai menghadiri pemakaman, Noela kembali ke hotelnya di ibu kota Burgundi, Bujumbura. Kesedihan dan suhu Bujumbura yang lembab membuat Noela stres. Saat akan naik ke tempat tidur, telepon berdering.

Ternyata itu telpon dari suaminya dan setelah melakukan percakapan sebentar, Kalala menyarankan istrinya untuk keluar jalan-jalan mencari udara segar.

Saat Noela melangkah keluar dari hotelnya, seorang pria menghampirinya dan menodongkan pistol ke arahnya.

"Pria itu menyuruhku untuk diam. Jika tidak, dia akan menembakku," katanya kepada BBC.

Noela yang ketakutan menurut saja ketika digelandang ke dalam mobil penculiknya. Dia dibawa ke sebuah bangunan dan diikat di kursi. Dia bisa mendengar seorang penculik menelepon 'bos' dan kemudian bertanya kepadanya.

"Apa yang kamu lakukan sehingga orang ini membayar kami untuk menghabisimu?," kata penculik tersebut.

Noela pun merasa bingung dengan pertanyaan itu. "Apa yang kalian bicarakan," kata Noela.

Penculik menjelaskan bahwa Kalala, suaminya yang selama ini dinikahinya selama 10 tahun, telah membayar mereka 7,000 dollar Australia (setara Rp 67,2 juta) untuk membunuhnya.

Noela benar-benar sangat terkejut. Dia tidak bisa percaya dengan penjelasan para penjahat itu. Awalnya Noela mengira mereka membohongi dirinya.

Namun dia baru benar-benar percaya ketika penjahat itu menghubungi 'bos'. Dia mengenal suara laki-laki yang sedang berbicara melalui pengeras suara. Noela mendengar suara yang dikenalnya itu mengatakan, "Bunuh dia!"

"Aku kenal suaranya. Itu dia. Aku serasa mau pingsan," katanya.

Namun tanpa sepengetahuan Kalala, rencana kejinya gagal.  Ternyata si pembunuh bayaran...

Batal Dibunuh, Setelah Mengetahui...

Para penculik itu mengatakan tidak akan membunuh Noela karena salah seorang dari mereka mengenal kakak laki-lakinya.

Mereka mengatakan akan meminta uang lebih banyak dari Kalala dan mengabarkan telah menyelesaikan tugas mereka.

"Mereka tidak mau membunuh wanita dan akan membebaskanku," katanya.

Para penculik itu kemudian memberi Noela kartu memori yang berisi rekaman percakapan suaminya dan bukti transfer uang.

Dua hari setelah pembebasannya, Noela diam-diam kembali ke Melbourne pada 22 Februari.

Sementara itu Kalala memberitahu warga sekitar rumahnya tentang kematiannya istrinya. Dia mengatakan istrinya telah meninggal dalam sebuah kecelakaan di Burundi. Ayah tiga anak itu kemudian menggelar pemakaman.

Tanpa sepengetahuan Kalala, Noela sudah hadir di acara pemakaman untuk dirinya itu. Dia menunggu semua pelayat pergi hingga tinggal suaminya sendirian.

Ketika saatnya tiba, Noela segera keluar dari persembunyian dan menunjukkan dirinya di hadapan Kalala yang hanya bisa berdiri seolah melihat hantu di siang bolong.

"Kejutan, aku masih hidup. Kamu memang laki-laki kejam. Mengapa kamu ingin aku mati? Bagaimana dengan anak-anak? Siapa yang akan merawat mereka?," Noela benar-benar mengungkapkan kemarahannya.

Si Suami berkelit...

Awal Mengelak, Tapi...

Pada awalnya, Kalala menolak untuk mengakui perbuatannya. Tetapi di hadapan Pengadilan Tinggi Victoria ia mengakui telah membayar pembunuh bayaran untuk menghabisi istrinya. Dia juga sudah minta agar Noela memaafkannya melalui panggilan telepon pada 28 Februari, yang diam-diam direkam oleh polisi.

Kalala mengatakan ia ingin kembali pada Noela karena telah salah duga menuduhnya telah selingkuh.

"Dia bilang dia ingin membunuhku karena dia cemburu. Dia pikir aku ingin meninggalkannya untuk pria lain," kata Noela.

Di depan pengadilan, Kalala mengaku bersalah dan dijatuhi hukuman sembilan tahun penjara pada 11 Desember 2015 lalu.

Namun cobaan untuk Noela belum juga berakhir. Dia terpaksa pindah dari rumah lamanya setelah komunitas Afrika di Melbourne mengkritiknya karena melaporkan suaminya ke polisi

"Situasiku, kehidupan di masa lalu? Semuanya telah hilang. Aku harus berdiri seperti wanita yang kuat," katanya.(cerminan.com)

Kisah Pilu Pelaku Tabrak Lari, Korban Tewas Ternyata Ibunya Sendiri

Ini kisah pilu yang dialami oleh pelaku tabrak lari di Kota Daye, Provinsi Hubei, China. Tindakan mengabaikan itu berujung kepedihan, karena korban yang ditabrak hingga meninggal itu ternyata adalah ibu kandungnya sendiri.



Xiong Ku, nama pemotor yang melakukan tabrak lari itu. Beberapa hari silam, Xiong menabrak dua perempuan di jalanan. Putranya, yang berusia 10 tahun, berniat menelepon polisi setelah insiden itu. Namun Xiong melarang. Dia malah menyuruh sang anak segera naik dan kemudian kabur dari lokasi.

Beberapa hari setelah insiden itu, polisi mengontaknya. Xiong langsung tahu maksud polisi. Telepon itu pasti soal kecelakaan malam itu. Demikian pikir pria berusia 45 tahun tersebut. Dan Xiong bersiap menanggung risiko.

Namun dugaan itu keliru. Polisi yang menelepon itu tak menyinggung sama sekali soal tindakan tabrak lari yang dia lakukan. Polisi itu mengabarkan bahwa ibunda Xiong tewas akibat insiden tabrak lari.

Dalam percakapan itu, polisi membeberkan kronologi kecelakaan yang dialami ibu Xiong. Penjelasan itulah yang membuatnya sadar bahwa perempuan yang ditabraknya tempo hari adalah sang ibu. Dan keesokan harinya, Xiong menyerahkan diri.

Juru Bicara kepolisian setempat, Jian Hu, mengatakan, saat kecelakaan itu Xiong tengah dalam perjalanan pulang dari kunjungan ke rumah mertuanya. Saat itu, Xiong yang membonceng putranya melaju dengan kencang. Sudah begitu, dia tak menyalakan lampu. Sehingga menabrak dua perempuan itu, yang satu di antaranya adalah sang bunda.

"Dalam keadaan panik, Xiong meraih anaknya, yang mencoba untuk membantu dua korban, dan kembali ke sepedanya sebelum melaju dari lokasi kecelakaan," kata Jian Hu sebagaimana dikutip dari mirror.co.uk.

Saat tim penyelamat tiba di lokasi, mereka menemukan bahwa salah satu dari dua perempuan tua itu, yang tak lain adalah ibu Xion, telah tewas. Polisi yang menangani kasus itu sempat kesulitan menemukan pelaku tabrak lari itu. Mereka menyebar poster dan menawarkan hadiah untuk warga yang bisa memberikan informasi.

Namun, akhirnya polisi tak perlu susah-susah melakukan pencarian. Sebab, setelah mendapat kabar itu, Xiong kemudian menyerahkan diri dan mengaku bahwa dialah yang menjadi pelaku tabrak lari tersebut.
(cerminan.com)

Ya Allah...... Bocah 8 Tahun Meninggal Di Tangan Suaminya saat Malam Pertama

Seorang anak perempuan asal Yaman yang masih berusia delapan tahun meninggal ditangan suaminya yang berusia 40 tahun di malam pernikahannya.
 

Bocah malang ini meregang nyawa pada malam pernikahannya setelah menderita lukaakibat trauma seksual. Hal ini membuat para aktivis hak asasi manusia di Libanon menyerukan penangkapan suaminya.

Kejadian serupa sering terjadi, United Nations Population Fund (UNFPA) melaporkan
bahwa lebih dari 140 juta anak perempuan sudah menjadi pengantin sebelum usia mereka menginjak 18 dan 50 juta anak perempuan di bawah usia 15 tahun telah menikah sejak 2011.

Lebih dari seperempat anak perempuan di Yaman menikah sebelum usia mereka 15 tahun. Mereka tidak hanya kehilangan akses untuk mendapatkan kesehatan dan pendidikan, pengantin anak ini biasanya mengalami kekerasan fisik, emosional dan seksual dalam pernikahan mereka yang dipaksakan.
Pada bulan Februari 2009, Pemerintah Yaman menetapkan usia minimum untuk menikah pada 17 tahun. Namun, sayangnya, peraturan itu dicabut setelah anggota parlemen yang lebih konservatif menyebutkan hal tersebut tidak Islami.  (pelangimuslim.com)